Usmadi LSM ACC : Pengerjaan proyek jembatan air nipis tak mengacu dokomen kontrak ?

Bengkulu Selatan SPN.2019.
Proyek jembatan air nipis adalah salah satu proyek kebanggaan pemerintah provinsi bengkulu di tahun 2019 ini… tapi sangat di sayangkan, baru mulai kerja sudah banyak menuai keritikan keras dari publik,, kali ini kritikan datang dari Usmadi Pengurus LSM ACC bengkulu..

menurut Usmadi “aneh sekali cara kerja proyek ini untuk ngecor tiang di sumuran menggunakan molen mini (manual) padahal untuk ngecor tiang jembatan ini mitu beton yang harus di capai tak kurang mutu beton fc 20 Mpa ,,, aneh sekali,, gumam usmadi saat mengamati pengerjaan di lapangan 16/08/2019.

lebih tegas lagi usmadi mengatakan, “di dalam kontrak kerja sangat jelas menggunakan batching plan, tapi kenapa ini tidak ?..apakah mungkin mutu beton yang diharapkan tersebut bisa tercapai,,,, tanya usmadi ?… muungkin mereka bekerja tak sesuai dokumen kontrak ?. ungkapnya.

sementara Engki Inspektur pengawas menanggapi dengan metode pengerjaan seperti ini dan bahan material yang ada mutu beton fc 20 Mpa bisa di capai dan telah lolos uji lab yang di laksanakan oleh dinas PUPR provinsi bengkulu

lebih lanjut ,, saat wartawan keembali bertanya pada Engki selaku Inspektur Pengawas, bertanya tentang poin-poin kewajiban yang tertuang dalam kerangka acuan kerja (KAK) Engki menjawab,, “aku tak tak psham isi dokumen KAK itu, “kata engki.

jawiaban Engki selaku Inspektur pengawas menjadi bahan tertawaan Predi LSM PBH, menurut predi…jawaban Inspektur pengawas mengatakan dirinya tak paham isi dokumen KAK sama saja engki membuka aibnya sendiri , artinya pengawas tak pahan dokumen kontrak,,, lantas pengawas mau ngawasi menggunakan acuan apa ?.. kalau tak paham dokumen kontrak, umgkap predi.

(biro bkl. ikhsan).

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan