Siswa miskin penerima PIP di SMK S Pasundan 2 Garut menjerit karena Di Duga uang nya di Ambil pihak sekolah

Garut,Media SPN .com.

Dugaan ada pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2022, yang terjadi di SMKS Pasudan 2 Kab Garut membuat orang tua Kecewa.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya .

Bahwa anaknya mendapatkan Dana PIP hari Jumat tempo hari lalu semua anak yang mendapatkan dana KIP sebanyak 52 orang untuk pencairan tahap akhir di dampingi oprator sekolah dan seorang bagian tata usaha menuju bank untuk pencairan sesudah menerima uang dari bank , Uang tersebut langsung di ambil pihak Tata usaha kemudian semua siswa di suruh pulang kembali ke sekolah setelah di sekolah siswa siswa yang mendapat kan PIP hanya di berikan Kwitansi saja oleh pihak Tata Usaha . Tandasnya .

Ketika hal tersebut di konfirmasi ke pihak SMKK 2 Pasundan Garut Senin (12/12 22) , Solihin Wakil kepala bidang kesiswaan membenarkan kalau pihak sekolah mengambil uang Siswa yang mendapatkan PIP itu sesuai dengan kesepakatan antara orang tua dengan pihak sekolah .
dimana memang ada uang DSP sebesar 1,250 juta untuk klas X tegasnya .

Saeful rochman oprator SMKS pasundan 2 Garut menambahkan bahwa murid yang mendapatkan PIP TA 2022 sebanyak 300 siswaan masing masing 1 juta rupiah dan apa yang saya laksanakan dengan bu Tine selaku tata usaha itu ada perintah dari pimpinan .

Di Lain pihak Sekjen GAWAT Agus lukman ketika di minta tanggapan mengenai Hal ini Ia mengatakan siswa yang mendapatkan PIP itu di katagorikan siswa miskin , Sementara menurut permendikbud no 75 maupun PerGup 44 sangat jelas tersirat siswa miskin harus di bebaskan dari segala pembiayaan sekolah , tetapi justru di SMKS 2 Pasundan Garut justru siswa miskin tetap di pungut melalui uang PIP nya di ambil pihak sekolah padahal antara dana PIP dan Sumbangan ke sekolah itu beda koridor , PIP itu hak siswa miskin untuk memenuhi keperluan alat alat sekolahnya sementara DSP itu tanggung jawab orang tua dengan komite , jangan sampai asa kesan kalau sekolah mempaatkan siswa miskin untuk kepentingannya ,


dalam.masalah ini kita om Binwas yang di lakukan KCD wil XI serta bagamaba peran saber Pungli dan Ombusman dalam hal ini karena menurut ombusman pemotongan PIP oleh sekolah termasuk Pungli . pungkas nya. ( Heru )

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan