Penyebab Rusia dan Ukraina Terus Memanas

Media SPN,— Ketegangan antara Rusia dan Ukraina terus terjadi.

Bahkan, Presiden Putin telah menyerukan deklarasi perang terhadap Ukraina. Ibukota Kyiv pun diinformasikan telah dibom.

Lantas, apa penyebab Rusia dan Ukraina terus memanas hingga ancaman World War 3 yang ada di depan mata?

Penyebab Rusia dan Ukraina terus memanas, berakar dari perebutan semenanjung Crimea antara Ukraina dan Rusia.

Diketahui bahwa posisi Crimea yang sangat strategis membuat daerah ini menjadi wilayah konflik.

Kondisi Ukraina memburuk ketika pada 2013 negara ini dilanda krisis politik.

Pada saat itu, Ukraina yang dipimpin Presiden Viktor Yanukovych diinformasikan pro terhadap Rusia untuk meredakan konflik yang selama ini sudah terjadi di kedua negara termasuk di wilayah Crimea.

Ia membuat kebijakan kontroversial: menolak perjanjian asosiasi antara Ukraina dan Uni Eropa. Hal itu untuk merekatkan hubungan Kyiv dan Moskow.

Kecaman pun datang dari rakyat Ukraina sendiri. Sehingga pada Februari 2014, Parlemen Ukraina melengserkan Yanukovych.

Pelengseran ini mendatangkan konflik baru, terbelahnya menjadi dua kubu, pro-Rusia atau pro-Uni Eropa.

Dukungan terhadap Rusia kebanyakan datang dari politikus dan masyarakat Crimea. Sementara pihak yang bertentangan adalah mereka yang mendukung pelengseran Yanukovych di Ukraina daratan.

Selanjutnya masyarakat Crimea pernah meminta bantuan Rusia untuk menyelesaikan konflik dalam negeri.

Hingga kemudian, Rusia menempatkan pasukannya sebagai langkah penyelesaian masalah.

Hal itu malah justru dituduh warga Ukraina sebagai strategi untuk mengambil Crimea.

Penempatan pasukan Rusia ini pun menimbulkan adanya pemberontakan separatis di wilayah itu.

Kini, Presiden Putin telah mendeklarasikan perang. Ibukota Kyiv telah dibom, yang membuat masyarakat Ukraina diimbau untuk menyelamatkan diri.

Meski begitu militer Ukraina bukannya tanpa perlawanan.

Dikabarkan, militer Ukraina telah berhasil menjatuhkan beberapa pesawat tempur milik Rusia.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan