LSM LIDIK NTB Menyayangkan Atas Statement KEJARI Lombok Tengah

MediaSPN Lombok, — Lembaga Swadaya Masyarkat Lembaga Investigasi Dan Informasi Kemasyarakatan provinsi Nusa Tenggara Barat LSM Lidik NTB – menanggapi statement KEJARI Lombok Tengah mengenai kasus desa bonder dan desa peresak yang mana Kejari Lombok tengah memberikan tenggang waktu 90 hari untuk mengembalikan kerugian negara. Selasa 13 / 04 / 2021

Ketua LSM Lidik NTB Sahabudin menyayangkan statement KEJARI Lombok tengah mengenai pemberian tenggang waktu 90 hari untuk mengembalikan kerugian negara sudah jelas jelas hasil audit inspektorat Riel dan terang benderang sudah merugikan negara malah memakluminya, ungkapnya,.

Kejaksaan negeri Lombok enggan menyebutkan nominal kerugian negara disisi lain menyebutkannya ada apa dibalik semua ini apakah ada Kong kalikongnya kepada tersangka atau bagaimana….

Sekretaris LSM Lidik NTB Agus Susanto sangat kecewa atas statement KEJARI Lombok Tengah mengenai tenggak waktu 90 tersebut yang mana kasus desa bonder sudah jelas dari hasil audit inspektorat (LHP), kerugian negara sebesar 420jt tapi Kejari Lombok tengah enggan menyebutnya. ungkapnya

statementnya kejari dimedia menyebutkan terkait tenggak waktu 90 hari apa bila tidak mengembalikan dalam tenggak waktu tersebut maka akan diproses, nah sudah tau salah dan sudah terbukti telah merugikan negara tapi tidak ditindaklanjuti secara hukum ini malah diberikan kebebasan untuk mengembalikan kerugian negara tersebut.

apa itu hukum yang ada sekarang hanya tumpul keatas tajam kebawah hanya kasus kasus kecil saja yang diproses secara hukum atau bagaimna,? masyarkat kecewa atas statemant yang dilayangkan oleh Kejari Lombok tengah di media tersebut,

Kejari Lombok tengah berstatement motif kerugian negara atas kasus dua desa tersebut hanya motif biasa yang mana hanya bermain divolume dan spesifikasi nah kok bisa berstatement begitu, karna kerugian negara bukanlah kecil ini jumlahnya besar, ini malah dibilang motif biasa apa itu yang harus di ucapkan oleh seorang penegak hukum di lingkup kabupaten Lombok tengah

kami dari LSM Lidik NTB dan masyarakat Lombok tengah sangat rugi membangunkan kantor berlantai dan mewah untuk para pejabat namun masih saja memberikan ruang kepada calon tersangka,, apa iya penegak hukum begitu,,,

kami masyarkat Lombok tengah sangat sangat kecewa dengan statemnt Kejari tersebut, apa ada Kong kalikongnya atau bagaimna kami masyarakat Lombok tengah mempercayainya untuk bertindak adil tapi malah mengecewakan masyarakat atas statemennya

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan