LSM Lidik NTB dan masyarkat Lombok tengah menyoroti perekruatan CPNS di lingkup BKN RI

Media SPN Lombok, — LSM Lidik NTB atau masyarkat Lombok tengah menyoroti perekruatan CPNS di lingkup BKN RI yang mana banyak jurusan tidak masuk dalam formasi penerimaan CPNS contohnya jurusan yang berbasis syari’ah, dalam hal tersebut banya saudara kita yang menganggur dan tidak bisa masuk keruang lingkup ASN padahal banyak sekali saudara saudara kita yang mampu dalam segala bidang tapi karna tidak masuk dalam formasi tersebut lolos administrasi pun tidak bisa karna formasinya tidak ada,

sekjen Lidik NTB Agus S, menyayangkan kepada pemerintah terhadap penyekatan formasi umum dan syari’ah yang mana jurusan syari’ah tidak jauh lebih mengampuni dalam segala bidang baik umum ataupun syari’ah dalam hal tersebut kami meminta kepada pemerintah untuk merevisi formasi yang ada supaya dimasukkan formasi yang berbasis syari’ah atau jurusan yang berbau islami, ujarnya..
sedangkan daerah NTB banyak sekali jurusan yang berbau islami tidak bisa masuk mengikuti pendaftaran CPNS kita kasihan sama saudara kita yang tidak bisa masuk mengikuti pendaftaran CPNS tersebut karna hal yang demikian,

masyarkat mengeluh karna banyak sekali masyarkat NTB umumnya yang jurusan yang berbasis islami tidak bisa masuk dalam pendaftaran CPNS karna formasi yang dikeluarkan tidak ada yang mengarah ke yang berbau islami, dalam hal demikian jenjang karir saudara kita yang jurusan syari’ah putus karna tidak adanya formasi yang dipilih dalam pendaftaran ataupun pengangkatan CPNS tersebut

kami dari LSM Lidik NTB memperihatinkan banyak sekali saudara kita yang menganggur karna hal tersebut karna ada penyekatan dalam jurusan baik umum dan syari’ah padahal lebih banyak yang berbau islami khususnya di NTB dan antara jurusan syari’ah dan jurusan umum tidak jauh beda dalam pelajarannya hanya saja syari’ah lebihnya mendalami tentang islami,. ( As )

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan