Netralitas TNI di Pemilu 2024: Komitmen Tegas untuk Demokrasi Sejati

MEDIA SPN – Kesadaran akan pentingnya netralitas TNI dalam konteks Pemilu 2024 semakin menjadi sorotan utama, terutama dengan komitmen yang kuat dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak. Langkah-langkah konkret diambil untuk memastikan bahwa prajurit TNI tetap netral, termasuk keterlibatan anggota Intelejen dalam menindak prajurit yang terbukti tidak netral.

Ancaman pencopotan prajurit oleh KSAD menjadi langkah tegas untuk memastikan bahwa netralitas TNI tidak hanya diwacanakan, tetapi juga diimplementasikan dengan serius. Hal ini sejalan dengan amanat Presiden dan panglima TNI yang menegaskan bahwa TNI harus menjaga netralitasnya, bahkan diwujudkan dalam 5 poin netralitas TNI.

Dalam rilis tertulis yang disampaikan oleh Kapuspen TNI Mayjen TNI Dr. R. Nugraha Gumilar, M.Sc., pada Sabtu (6/1/2024), dikemukakan bahwa jati diri TNI sebagai tentara rakyat selalu bersama rakyat. Hal ini mencerminkan bahwa netralitas TNI bukanlah semata-mata tugas militer, tetapi juga keterlibatan dalam membangun dan menjaga keutuhan dengan masyarakat.

TNI telah meluncurkan Posko Pengaduan Netralitas TNI pada akhir tahun 2023, menegaskan bahwa netralitas pada Pemilu 2024 adalah prioritas utama. “TNI memegang teguh Netralitas TNI pada Pemilu 2024, itu sudah final,” ungkap Kapuspen TNI.

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, secara konsisten menyampaikan bahwa netralitas TNI bukanlah pilihan, melainkan keputusan yang harus dipegang teguh. Koridor netralitas TNI telah dijelaskan dengan jelas, dan perintah kepada seluruh prajurit untuk menjaga netralitas sudah disampaikan dengan tegas.

TNI berharap Pemilu 2024 dapat berlangsung aman dan damai, dan perintah Panglima TNI terkait netralitas sudah sangat jelas serta telah disampaikan kepada seluruh prajurit. Adanya sanksi tegas bagi pelanggaran netralitas menjadi langkah nyata untuk menegakkan komitmen tersebut. Panglima TNI juga memerintahkan jajarannya untuk menahan diri agar tidak terprovokasi dan mudah diadu domba oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, Panglima TNI menginstruksikan anggota TNI untuk selalu berbuat baik dan membantu kesulitan rakyat. Melalui Kapuspen TNI, Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc., TNI juga mendorong agar pembinaan teritorial dan komunikasi sosial menjadi fokus dalam melaksanakan tugas di masyarakat. “Kepada seluruh prajurit TNI dimanapun berada, jaga Netralitas TNI, jaga keamanan dan kedamaian, bantu dan jadikanlah dirimu sebagai solusi untuk mengatasi kesulitan masyarakat di lingkungan sekitar tempat tugas masing-masing,” pesan Kapuspen TNI.

Himbauan juga ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melaksanakan Pemilu 2024 dengan aman dan damai. Kapuspen TNI mengingatkan untuk menghentikan penyebaran berita bohong (hoax), saling menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat, serta menghormati dan menghargai keberagaman sebagai bagian dari budaya luhur bangsa Indonesia.

Dengan langkah-langkah komprehensif ini, TNI tidak hanya menjaga netralitas sebagai tanggung jawab militer, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen aktif untuk mendukung demokrasi sejati dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

#NetralitasTNI

(Pen Lanal Simeulue)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan