HARGA DIRI BANGSA INDONESIA DIPERTARUHKAN. SIAPA YANG MEMBERIKAN SENJATA AKSI BIADAB TERORIS PAPUA

Media SPN Jakarta, — Sekitar bulan april 2021 beberapa rentetan kejadian Teroris bersenjata ditanah Papua , lalu senjata mereka dari mana, sasaran mereka membunuh rakyat sipil Papua yang tidak berdosa, bahkan TNI dan POLRI menjadi target.
Aksi para teroris di Papua sudah sangat keterlaluan dan tak dapat ditolerir lagi. Mereka berdarah dingin membunuh rakyat sipil dan aparat keamanan negara.
Teloransi Indonesia sudah cukup, mereka coba2 berlindung di LSM, mengatas namakan HAM dengan forum dialog tetapi perbuatan mereka biadab, habis membunuh sembunyi dihutan Papua.
Hanya kemampuan TNI dan POLRI mampu membumi hanguskan mereka, karena Teroris ingin coba coba kemampuan TNI yang dikenal di Dunia perang Gerilya.
Papua bagian dari NKRI , semua berkewajiban bela Negara dari ancaman Teroris dalam dan Luar Negeri.
Dari catatan media onlin pada bulan april 2021 antara lain :
Pertama, pada Kamis 8 April 2021, KKB diduga menembak mati seorang guru sekolah dasar (SD) bernama Oktavianus Rayo. Keesokan harinya, mereka kembali menembak guru SMP bernama Yonathan Randen di Distrik Beoga.
Setelah kejadian biadab itu, mereka membakar tiga gedung sekolah di wilayah tersebut. Aksi pembakaran ini terus berlanjut dengan menghanguskan rumah anggota DPRD Kabupaten Puncak.
Seminggu kemudian, pada Rabu 14 April 2021, KKB kembali menembak seorang tukang ojek bernama Udin di Distrik Omikia, Kabupaten Puncak. Keesokannya mereka menembak siswa SMA bernama Ali Mom di Ilaga.
Tak cukup sampai di situ. Pada Minggu 25 April 2021 pukul 15.50 WIT, mereka menembak Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Papua Brigjen TNI Putu IGP Dani NK yang akhirnya gugur.
Kontak tembak KKB Papua vs TNI-Polri kembali terjadi di Markas Lumawi, Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Selasa 27 April 2021 yang mengakibatkan tiga personil Brimob terkena tembakan. Ipda Anton Tonapa terkena pada bagian punggung atas, Bripka M Syaifudin terkena pada bagian perut, dan Bharada Komang Wira gugur ditembak.
Keputusan Pemerintah Indonesia sudah tetap bahwa KKB atau gerakan pengacau adalah Teroris yang harus diperangi diseluruh Indonesia.

Oleh : KP Norman Ketum PERNUSA.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan