Diduga Puskesmas CiBatu pungut Biaya pasien miskin pemegang Kartu KIS dan bebankan biaya ambulace Mahal

Media SPN Garut, — Pemegang KIS bisa mendapatkan layanan kesehatan di manapun selama berada di wilayah Indonesia. Pemegang KIS bisa mendapatkan layanan kesehatan di puskesmas, klinik, dan rumah sakit rekanan JKN tanpa harus membuat surat rujukan dari faskes pertama seperti pengguna BPJS.

Dan pelayanan kesehatan untuk pemegang kartu KIS adalah gratis karena kartu KIS untuk orang miskin .

tapi lain hal yang terjadi di Puskesmas CiBatu kab Garut Jabar , akibat ulah oknum yang tidak terpuji pegawai puskesmas cibatu pasien miskin bernama Atiman warga Cibitung bekasi yang sedang sedang berkunjung ke rumah anak nya di garut dan mengalami gangguan kesehatan sehingga harus melakukan pengobatan ke puskesmas cibatu yang kemudian meninggal dunia tetap di pungut pembayaran dan sewa ambulan dengan biaya mahal ketika jenazah nya di pulangkan ke bekasi memakai jasa layanan ambulan milik puskesmas Cibatu . padahal ia memiliki kartu KIS .

ketika hal tersebut di konfirmasi kepada kasubag TU Puskesmas Cibatu erwin , erwin mengatakan kalau hal tersebut terjadi mis komunikasi atau kesalah pahaman petugas di puskesmas cibatu , karena mungkin istilah sundanya…gempeur …karena pasien meninggal dunia jadi pihak keluarga membayar biaya perawatan sebesar 491 ribuan , padahal pihak keluarga sudah memperlihatkan kalau pasien pemegang kartu KIS , mengenai biaya ambulan mencapai 3 juta pihaknya akan melakukan cros cek dulu kepada supir ambulannya karena menurut informasi pembayaran langsung ke sopir ambulan ., dan pihak puskesmas akan mengembalikan semua biaya yang sudah di keluarkan keluarga pasien cetus erwin.

Di lain pihak sekjen GAWAT ( Gabungan wartawan nekat ) jawa Barat Agus lukman ketika di minta tanggapanya mengenai hal tersebut ia mengatakan tindakan puskesmas dengan tetap memungut pasien pemegang kartu KIS jelas itu pelanggaran yang serius karena Kartu KIS itu untuk orang miskin yang di pasilitasi negara dan kartu KIS itu program nasional di bidang kesehatan untuk melindungi orang miskin yang segala pembiayaannya di bayar negara , jadi ketika pemegang kartu KIS masih di pungut biaya berarti mereka membayar 2 kali , bisa saja apa yang di ketemukan di.puskesmas Ci Batu itu sebuah puncak gunung ES , yang muncul ke permukaan itu yang ketahuan , siapa tahu masih banyak yang terjadi tapi tidak ketahuan dan pasienya tidak melaporkan , ini ada dugaan indikasi di sengaja dengan memperdaya pasien yang lemah pengetahuan manfaat kartu KIS ,
ini bisa terjadi di duga lemah nya pengawasan dan pembinaan dari Dinas kesehatan .
atad kejadian ini kita akan melakukan audensi di DPRD Garut komisi 4 dalam waktu dekat supaya berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari . pumgkas nya. ( Heru sugiman )

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan