Diduga oknum Agen E warung di cibatu berbuat tidak terpuji

Media SPN Garut, — Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warong yang bekerjasama dengan bank.

tapi dalam pelaksanaan di lapangan terkadang tidak selama nya sesuai harapan karena adanya pihak pihak yang mencari kesempatan di dalam kesempitan seperti yang terjadi di daerah kecamatan cibatu desa keresek dimana KPM mengeluh dengan kwalitas beras yang bukan premium , nilai barang di duga tidak sesuai dengan nilai uang yang ada di kartu KKS , sistem paket di mana kartu KKS bukan lagi sebagai alat transaksi tetapi menjadi alat tukar barang tidak sesuai harapan dan mekanisme program .
yang lebih mengagetkan adanya temuan KPM yang seharusnya mendapatkan bagian 5 bulan seduai saldo tetapi hanya di berikan 3 bulan jatah sembako .
ketika hal tersebut di konfirmasi kepada YG sebagai orang yang mengambil sembako di Agen E warung YN di daerah desa keresek disuruh ibunya yang menjadi KPM membenar kan hal tersebut saat dirinya mengambil jatah sembako ibunya dari agen E warung milik YN untuk 5 bulan tetapi yang di terima hanya 3 bulan
ketika di tanyakan kenapa bisa seperti itu apa Agen tidak tahu kalau jatah YT itu 5 bulan ? pasti tahulah karna tertulis , saya juga tidak mengerti mengapa bisa seperti itu ..tandas YG .

salah seorang warga desa keresek.yang tidak mau di sebut namanya mengatakan sebaiknya pihak Bank segera mencabut ijin Agen E warung yang di duga berbuat curang dsn di ganti oleh Agen E warung yang sesuai aturan .

di lain pihak Agen E warung YN ketika di konpirmasi melaui saluran WA nya mengenai hal tersebut ia mengatakan kalau beras yang ia salurkan pada KPM adalah beras petani lokal mengenai jenis premium atau bukan saya kurang paham , mengenai adanya KPM yang seharusnya mendapatkan 5 bulan jatah sembako ternyata hanya 3 bulan , YN meminta KPM yang bersangkutan.untuk datang kembali karena mungkin salah memberikan saja .katanya singkat .

Sementara itu TKSK kec cibatu TIJAN saat di minta tanggapan mengenai hal tersebut ia sebagai TKSK akan langsung memberikan teguran dan sidak supaya kejadian seperti itu tidak terulang kembali dan merugikan KPM. pungkasnya. ( H.Machio)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan