Di duga program Sumur Bor sabermas di kuasai seorang warga di desa CiTangtu kec Pangatikan akibatnya masyarakat kesulitan mendapat air bersih dan MCK

Garut , Suara pembaharuan nasional.com

SABERMAS atau Sanitasi Berbasis Masyarakat adalah program untuk menyediakan prasarana air limbah bagi masyarakat di daerah kumuh padat perkotaan. Menyusul kesuksesan pilot program di enam kota di tahun 2003-2004, mulai tahun 2005 Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk meningkatkan sumber daya dalam mendukung replikasi dan scaling-up pendekatan fasilitas sanitasi terdesentralisasi berbasis masyarakat (decentralized wastewater treatment systems – DEWATS)

Dalam pembangunan fasilitas Sabermas mas, digunakan konsep pemberdayaan masyarakat untuk menjadikan masyarakat aktor utama dalam proses perencanaan, pembangunan, operasional dan pemeliharaan fasilitas sanitasi komunal, dengan tujuan agar fasilitas yang terbangun dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Konsep tersebut menggunakan prinsip-prinsip pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan berbasis-masyarakat seperti: pilihan yang diinformasikan sebagai dasar dalam pendekatan tanggap kebutuhan, air merupakan benda social dan ekonomi, pembangunan berwawasan lingkungan, peran aktif masyarakat, serta penerapan prinsip pemulihan biaya.

Tetapi tujuan program yang baik dari pemerintah terkadang di lapangan jauh panggang dari api tidak sesuai bahkan terkesan di selewengkan oleh orang orang tidak bertanggung jawab akibat nya masyarakat banyak yang di rugikan seperti yang terjadi di RT 01 RW 10 Desa citangtu kec Pangatikan kab Garut di mana bangunan program Sabermas tersebut di duga dikuasai oleh seseorang sebut saja Mr X , dimana masyarakat pengguna sarana sabermas tidak bisa leluasa menggunakan pasilitas dari sumur sabermas , sekarang sumur bor nya di nyatakan tidak bisa di gunakan karena alat listriknya rusak jadi mesin tidak berpungsi dan di duga Toren penyimpan airnya juga di rusak supaya tidak bisa di gunakan untuk menampung air , tetapi untuk kepentingan dirinya dan keluarga warga tersebut memasang Mesin Sanyo sehingga hanya orang tersebut dan keluarga nya yang menikmati Sumur bor bantuan pemerintah tersebut .
pembangunan Sabermas itu sendiri menelan anggaran 450 juta suatu jumlah yang besar tetapi manpaat nya hanya di nikmati oleh seorang warga saja .
pernah persoalan ini di bawa ke pemerintahan desa dan BPD. untuk di selesaikan secara musyawarah untuk membentuk pengelola baru tetapi tidak berhasil , warga sudah bersedia untuk melakukan perbaikan mesin jika memang rusak tetapi orang tersebut tidak bersedia dengan tidak hadir dalam musawarah sehingga musawarah berjalan buntu , memang pada dasar nya orang tersebut tidak menginginkan masyarakat menggunakan pasilitas sumur bor tersebut bahkan niat baik Kades Citangtu pun di abaikanya .

Seorang warga RT 01 RW 10 Kp Citangtu yang tidak mau namanya di sebutkan mengatakan kalau keluarganya sudah 2 bulan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dan persoalan ini berlarut larut karena tidak ada ketegasan dari pemdes Citangtu padahal bangunan Sabermas itu termasuk aset desa karena baik Tanah dan bangunan itu sudah di bayar oleh pemerintah untuk kepentingan masyarakat banyak tetapi sekarang oleh seseorang di kuasai secara sepihak dan melawan Hukumdan sudah berlangsung lama tentu saja membuat masyarakat menjadi kesal . kalau tidak ada penyelesaian terpaksa warga akan membawa persoalan ini ke jalur hukum , Tegas nya .

Sampai berita ini di turunkan belum ada Tanggapan dari Kepala desa Citangtu . ( Tim)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan