Berobat di RSUD Hasanudin Damrah Manna dengan Kartu KIS Pasien tetap bayar

SPN – Bengkulu Selatan.
Jangan bermimpi bagi warga miskin di bengkulu selatan bila sakit akan mendapatkan obat gratis atau pengobatan gratis walau telah memegang Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Presiden Republik Indonesia. Bapak Joko Widodo dalam penyampaian program kerja pembangunan seringkali menyampaikan berobat gratis bagi warga miskin atau bagi pemegang kartu KIS namun sangat di sayangkan Program Pemerintah Pusat tersebut nampaknya hanyalah isapan jempol belaka di RSUD Hasanudin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu.

Kejadian memilukan ini menimpa keluarga bapak “UJ” Desa Durian Seginim Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan,

“Di ceritakan, awalnya anak pak “UJ” tiba-tiba mengalami sakit, merasa memiliki kartu KIS, pak “UJ” membawa anaknya berobat ke rumah sakit. setelah di rawat, hasil diagnosa dokter sakitnya “Demam Typus”. sehingga harus rawat inap.

Dalam perawatan pak “UJ” harus membeli obat atas resep dokter. ” terang pak “UJ” saat di temui Wartawan SPN Selasa 22/10/2019 malam.

Di tambahkan, “Saya bingung,,, katanya,, kalau pakai kartu KIS berobat gratis tapi kenapa sekarang saya bayar ?… sebesar 31.000 (tiga puluh satu ribu rupiah) setiap kali nebus obat/ setiap hari atas obat resep dokter.

Bagi orang berduit uang Rp.31 ribu sehari untuk nebus obat tidak lah seberapa, tapi bagi saya sekarang jangankan uang Rp.31.000, buat makan kami sekeluarga sekarang ini harus mencari pinjaman, harus pinjam kesana kemari..

“Harapan saya, tetangga kami itu ada uangnya, besok saya berharap beliau bisa memberi saya pinjaman uang Rp.200.000. (dua ratus ribu rupiah). untuk nebus obat-obat ini, sekaligus buat modal kami makan minum selama jaga di rumah sakit ini. lirih pak “UJ”.

Konfirmasi kepada pihak Rumah Sakit, dan pihak terkait lainya masih di upayakan.

(Ikhsan – Biro Bkl).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan