Aliansi Pemuda Kota Bandung Sikapi UU Omnibus Law Cipta Kerja Oleh DPR RI

Media SPN Kota Bandung,— Ketika dunia terkena hantaman keras oleh Pandemi Covid-19 yang juga menimpa Negara Kesatuan Republik Indonesia, Indonesia harus dihadapkan lagi dengan disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja Oleh DPR RI. Dalam Omnibus Law Cipta Kerja terdapat sekitar 79 UU dengan 1.244 pasal yang akan dirampingkan kedalam 15 Bab dam 174 pasal dan menyasar klaster di undang-undang yang baru, Klaster tersebut adalah : Penyederhanaan perizinan tanah; Persyaratan investasi; Ketenaga kerjaan; Kemudahan dan perlindungan UMKM; Kemudahan berusaha; Dukungan riset dan invoasi; Administrasi pemerintahan; Pengenaan sanksi; Pengendalian lahan; Kemudahan proyek pemerintah; Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Maka dalam menyikapi hal tersebut, kami Aliansi Pemuda Kota Bandung dengan ini menyatakan
sikap :
1. Mengutuk segala bentuk tindakan Anarkisme dalam demonstrasi dan perusakan fasilitas umum yang merugikan masyarakat Indonesia.
2. Menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja
3. Mengajak seluruh elemen pemuda Kota Bandung untuk bersama-sama mengajukan Judicial Review
4. Mengajak seluruh elemen pemuda Kota Bandung untuk menjaga kondusifitas Kota Bandung

 

Kesepakatan dan pernyataan tersebut ditandatangani oleh Sekjend HIPMA MPH,Ferdy Oktavianus., Ketua SAPMA Kota Bandung Mochammad Rizky Triawan, S.H, Ketua DPC GMNI Kota Bandung Bachroen Ilham, S.H. Kordinator Pemuda PEKAT Kota Bandung Yudha Pratama, Ketua Umum KAMMI Kota Bandung Agum Restu Alam, S.Sos

” Bangsa dan rakyat Indonesia adalah bangsa yang cinta damai dan selalu mengutamakan musyawarah untuk mufakat, kenapa hal tersebut kita tidak tempuh dan upayakan dulu sebelum turun kejalan berjubel demo apalagi ini masa pandemi covid19 yang tentunya akan sangat riskan dan menghindari pemaanfaatan dari kelompok2 tertentu untuk kepentingan mereka, demo solusi akhir kalau memang sudah tidak tercapai kata mufakat, sebab demo bukan merupakan solusi yang terbaik karena justru akan memperburuk keadaan khususnya ekonomi bahkan sampai resesi”. Ungkap Mochammad Rizky Triawan, S.H ketua SAPMA Kota Bandung yang juga akrab dipanggil upuk. (@red/KsP)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan