ADA DUGAAN AROMA KORUPSI

Kutai Barat, Suara Pembaharuan Nasional (SPN)

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kutai Barat, melalui program Peningkatan Jalan Pelabuhan menuju simpang tiga tugu sudah melontarkan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah diperkirakan kurang lebih Rp. 24.394.275.400, dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2021, berdasarkan data dari LPSE Kutai Barat, kurang lebih delapan tahun tidak kunjung selesai proyek tersebut, diperkirakan ukuran kurang lebih lima kilometer dari pelabuhan menuju simpang tiga tugu karangan dan simpang ke muara jawaq, jalan tersebut yang masih belum tersambung semenisasi kurang lebih tiga kilometer, jalan masih berlubang dan berlumpur, hanya dua kilometer saja yang ada semenisasi, dengan rincian dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD)

Rp. 2.194.714.000, Rp. 1595.000.000, Rp. 4.211.915.400, Rp. 420.000.000, Rp. 6. 494.000.000, Rp. 9.478.646.000, Grant Total : Rp. 24.394.275.400, dibagikan 5 (lima) kilometer : Rp. 4.878.855.000 perkilometer, seharusnya anggaran sebesar itu jalan sudah penuh semenisasi, Kontraktor pemenang lelang,  PT. Trikarya Bangun Bersama, CV. Gina Bahtera Sanjaya, CV. Dua Putra Anugerah, CV. Alisya Putri, CV. Isbat Nur Batuah, CV. Gina Bahtera Sanjaya, badan jalan terlebih dahulu sudah ada, diduga kuat indikasi ada aroma korupsi, belum lagi peningkatan jalan dari simpang tiga tugu karangan menuju gemuruh, sakaq tada dan muara jawaq, dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2021,

Kurang lebih delapan tahun juga, tidak kunjung selesai semenisasi masih sepotong – sepotong jarak dari simpang tiga tugu karangan kurang lebih empat belas kilometer sampai ke Kampung Muara Jawaq, sisa yang belum tersambung diperkirakan kurang lebih empat kilometer, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kutai Barat menelontarkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kurang lebih Rp. 58.128.456.400. dibagikan empat belas kilometer Rp. 4.152.032.600 perkilometer, dengan rincian anggaran Rp. 19.592.050.000, Rp. 14.614.376.000, Rp. 1.374.671.000, Rp. 1.873.197.000, Rp. 5.345.327.000, Rp. 701.082.000, Rp. 1.599.004.000, Rp. 6.740.377.900, Rp. 4.888.888.000, Rp. 1.399.483.500, nama Kontraktor Pemenang Lelang. Karya Mehaq Mandiri. PT. Trikaya Bangun Bersama. CV. Cipta Multi Kontruksi. CV. Cipta Multi Kontruksi. CV. Arsa Sendawar. PT. Trikaya Bangun Bersama. CV. Berkat Alam Sendawar. CV. Nina Jaya Abadi 1. PT. Karyanur Pangestu Sejahtera. PT. Gelora Mahakam Lestari.

Biro Kalimantan Timur mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur, dengan alamat QM7W+23 Barong Tongkok Kecamatan Barong Tongkok, maksud untuk konfirmasi terkait pemberitaan yang berjudul ada aroma korupsi, pada saat menemui penjaga, menurut informasi dari penjaga kantor bahwa Kepala Dinas Pekerjaan Umum tidak ada ditempat, pada hari senin tanggal 22 Agustus 2022, penjaga hanya memberikan nomor telepon kantor (62545) 455xxx dibel nomor kantor tidak aktif, terpisah menurut informasi dari masyarakat tidak pernah ada wartawan yang meliput wilayah kami ini, coba aja Bapak lihat sendiri dari pelabuhan menuju sungai merah hanya ada semenisasi kurang lebih lima ratus meter saja, sisa jalan masih berlumpur kami hari-hari lewat disini karena saya mandor Perusahaan Kelapa Sawit PT. KAMC saya sudah delapan tahun di Kampung Abit Kecamatan Mook Mandar Bulant Kabupaten Kutai Barat, kalau memang benar data LPSE Kubar yang Bapak pegang, coba melaporkan Kepada Badan Pemeriksa Keuangan )BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), audit secara investigasi, biar ketemu salah apa gaknya, dia tidak tau kalau teman dia bicara adalah seseorang Media Onlone Suara Pembaharuan Nasional Biro Kalimantan, peliputan tersebut pada hari selasa tanggal 23 Agustus 2022, Pgs M. Darliansyah, akan bersambung ke edisi berikutnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan